Dulu jika 17 tahun disebut sweet seventeen, kurasa di usiaku yang 20 ini sudah saatnya aku namai "welcome to the real world, dear!"
Di umurku yang ke-20 tahun ini aku tidak mengharapkan yang muluk-muluk "mimpiku tetap besar, tapi kakiku menginjak tanah" Di tahun ini pertanyaannya bukan "apa yang mau kamu capai?" Tapi sudah bertambah menjadi, "apa yang sudah kamu capai?"
Di umurku yang ke-20, setidaknya ada tiga hal yang sudah kurealisasikan, keinginanku untuk menjadi seorang pendakwah, keinginanku untuk menulis sebuah buku yang hampir lima tahun terabaikan, akhirnya kini selesai (hehehe), daaaannn keinginanku untuk memiliki perkerjaan sendiri. Yeaaay! Aku sungguh bersyukur. Karena tepat di bulan kelahiranku ini semua Allah mudahkan, semua Allah dekatkan. Alhamdu? Lillah (hehe...)
Biasanya kalau jam-jam segini aku lagi duduk santai, santai sekali. Chatting ngga jelas, jalan-jalan ngabisin uang mamah. Huft, sedih sendiri kalo sekarang diinget lagi. Maafkan anakmu yang satu ini ya mah..
Oh iya, aku sempat terombang-ambing kehilangan arah dan pegangan. Tak tahu lagi apa yang harus kulakukan. Sosok diriku di masa lalu hanya ingin membuatku menangis, aku tak mampu melawan hujaman caci maki orang dewasa di sekitarku.
Aku hanya menimbun perasaan sakitku sendiri, tapi perlahan rasa sakit itu membuatku kuat. Perlahan-lahan aku mulai belajar menari mengikuti alunan rintik hujan seirama dengan pepohonan yang diombang-ambing kerasnya angin.
Aku tahu, Allah telah tuliskan skenario yang begitu indah.
Karena itu aku berani melangkahkan diri sejauh ini bersama mimpi-mimpi besarku.
Dan dunia ini hanyalah panggung sandiwara, yang akan menampilkan tokoh-tokoh sempurna milik-Nya..
Semoga aku, kamu..
Kita semuaa, menjadi satu dalam Jannah-Nya kelak. Aamiin
Teruslah bermimpi yaa :))
Senin, 08 Februari 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar