Senin, 22 Februari 2016

Aku mencoba buang semua kata-kata ini ---> JANGAN, NGGA, SALAH, BUKAN, TANPA

Jadi anak pertama memang campur aduk rasanya. Ada senengnya, ada dukanya, hmm.. Tapi menurutku banyak dukanya sih (:'D)

Ngeluh dikit, dibilang lemah. Marah dikit, diledekin kayak ibu tiri. Dikit-dikit nangis, dibilang cengeng. Kan sedih jadinya.. huhu.. Terus nanti kalo tiba-tiba ngambil keputusan sendiri dibilang egois. Apa yang menyenangkan jadi anak sulung kalo kaya gini ya? Oh My God!

Tapi, enaknya disini. Ketika mamah pergi alias ada acara di luar gitu, kondisi di rumah aku SEMUA yang ngatur. Enak kan? Dan, untungnya aku anak yang baik hati, suka menabung, rajin tolong menolong, suka bekerja sama, murah senyum lagii.. Dan tentunya sayang sama team! Hehehe, coba kalo aku nakal? Bisa aja tuh aku suruh adik-adikku yang kerja. Sementara aku leyeh-leyeh hihi (:p)

Jadi, team-ku itu beranggotakan 5 bocah!
Aku deskripsikan yaa..

Imas Laely, ya itu aku! Berperan sebagai ketua tim sekaligus penulis. Maksudnya gini, ketika ada kejadian-kejadian penting di rumah atau di luar rumah. Aku bertugas menulis semua peristiwa yang terjadi saat itu juga dari awal sampai akhir. Aku orang paling detail bagian ini. Setiap ada masukan, kritik atau saran dari orang lain baik itu untuk pribadi anggota team atau universal untuk keluarga, semua aku tulis. SEMUA!!!
    It's me :))

Yang kedua, namanya Ossid Duha. Naaah.. Dia bagian reporter nih. Apa apa yang sudah kutulis, nantinya akan dia bacakan sebagai bahan laporan kepada Pembina. Pembina kami ya orang tua kami juga. Hehe. Kenapa dia terpilih jadi reporter? Karena satu, BAWEL!!! Haha asli bawel banget!!! Oh I'm sorry, dear. Tapi dia cerdas lho, tenang aja. Oh my dear I LOVE YOU yaa,.. Muaaaaaaaccchhh (:*)
Ini dia, si bawel alias reporter kami :D

Afie Fajri, ini tim yang ketiga. Tim paaaaaliiing cantik. Wekaweka! (Kata orang-orang  sih gitu) 
Ya emang sih aku sendiri mengakui bahwa si bocah satu ini cantiknya maksimal! Dih, banyangin aja dia tinggi, putih cantik, idungnya mancung. Adaaawwwww! (Menang gua kemana mana deh) :'D

Adikku yang satu ini, karena saking super duper cantiknya. Kami sepakat menjadikan dia sebagai model (modelmadil) wuusssshhhh... Model disini maksutnya, kalo kami lagi butuh dana untuk main pasti ada yang mengajukan proposal dan berbicara untuk memberikan argumen begitu kan? Nah, disini lah saatnya model cantik yang main hahaha (pasti dikasih sih) 
Seru yaa ...
Ini dia si cantik modelmadil :D :D :D


Daaaaannnn.....

Si bocils yang selalu rubes dan menggemaskan!
Kita sambut.... Jeng jeng


Bocah cilik dua ini alias bocils, walaupun mereka cilik tapi sangat menguntungkan lho (:p) 
Sejujurnya kami berlima ini saling membutuhkan kok, karena dengan bocils ini kami bisa menjadi team.  Tentunya tim yang baik yaaa...

Ini kisah kami berlimaaaa!!! :D
To be continue..

Oya, koreksi ya teman-teman :))




Sabtu, 13 Februari 2016

Friends from Girona

Hollaaa...
I have a friend named Nuria, she's as old as my young sister, about 17yo. She lives in Girona. She's a great chef. She and her lil sister are homeschooling.
aku translate aja ya... hihihi
oya, ini latepost yaa :D

Jadi, tahun lalu. Tepatnya, Februari 2015 Nuria dan keluarga berniat untuk berlibur ke Indonesia. Sudah pasti kalian tahu tempatnya orang-orang bule kaan??? YAP, Bali!! Mereka berniat untuk mengunjungi Bali di bulan Februari, tapi m tetangganya ada yang meninggal. Dan ternyata adat orang yang dikenal dengan kota Barcelona itu, sama seperti disini. Istilahnya mereka menghormati gitu.. Karena mereka non muslim, yaa.. aku juga ngga paham sih wkwk..
Yaampun, apa apaan ini. Baru ngetik segini udah ngantuk aja. Whoaaaammm....
Lanjut besok ya ceman cemanku cemuaaaahhhh

Eh tunggu,  aku punya fotonya nih..
Kalian mau tahu sosok Nuria?
Yang kanan, cantik yaa :))



Senin, 08 Februari 2016

Latepost "Tampilan 23 Agustus 2015" (yang lalu)

Dulu jika 17 tahun disebut sweet seventeen, kurasa di usiaku yang 20 ini sudah saatnya aku namai "welcome to the real world, dear!"
Di umurku yang ke-20 tahun ini aku tidak mengharapkan yang muluk-muluk "mimpiku tetap besar, tapi kakiku menginjak tanah" Di tahun ini pertanyaannya bukan "apa yang mau kamu capai?" Tapi sudah bertambah menjadi, "apa yang sudah kamu capai?"

Di umurku yang ke-20, setidaknya ada tiga hal yang sudah kurealisasikan, keinginanku untuk menjadi seorang pendakwah, keinginanku untuk menulis sebuah buku yang hampir lima tahun terabaikan, akhirnya kini selesai (hehehe), daaaannn keinginanku untuk memiliki perkerjaan sendiri. Yeaaay! Aku sungguh bersyukur. Karena tepat di bulan kelahiranku ini semua Allah mudahkan, semua Allah dekatkan. Alhamdu? Lillah (hehe...)

Biasanya kalau jam-jam segini aku lagi duduk santai, santai sekali. Chatting ngga jelas, jalan-jalan ngabisin uang mamah. Huft, sedih sendiri kalo sekarang diinget lagi. Maafkan anakmu yang satu ini ya mah..

Oh iya, aku sempat terombang-ambing kehilangan arah dan pegangan. Tak tahu lagi apa yang harus kulakukan. Sosok diriku di masa lalu hanya ingin membuatku menangis, aku tak mampu melawan hujaman caci maki orang dewasa di sekitarku.
Aku hanya menimbun perasaan sakitku sendiri, tapi perlahan rasa sakit itu membuatku kuat. Perlahan-lahan aku mulai belajar menari mengikuti alunan rintik hujan seirama dengan pepohonan yang diombang-ambing kerasnya angin.

Aku tahu, Allah telah tuliskan skenario yang begitu indah.
Karena itu aku berani melangkahkan diri sejauh ini bersama mimpi-mimpi besarku.
Dan dunia ini hanyalah panggung sandiwara, yang akan menampilkan tokoh-tokoh sempurna milik-Nya..

Semoga aku, kamu..
Kita semuaa, menjadi satu dalam Jannah-Nya kelak. Aamiin
Teruslah bermimpi yaa :))


Kamu, iya kamu..


Sebenernya banyak banget hutang reportase yang harus aku tulis di blog ini, tapi apalah daya waktu tidak mencukupi, jadi kucicil dari mulai yang fresh aja ya (bisa lupa nanti euy hehehe...)

Haaaiii, aku jatuh cinta lho! (Hahaha :'D)
aku belum pernah merasakan jatuh cinta selama ini, Sungguh!
Bahkan temen-temen sekolahku heran sama diriku, sebenernya aku ini punya hati ngga sih? Yaa, mungkin itu dulu aku belum tertarik sama yang namanya cinta. Ah, bullshit. Ups, sorry ...

Awalnya sih aku ngga yakin kalo aku jatuh cinta, tapi setelah aku cerita ke mamah, curcol sama temen-temen, suka update status alay gitu, mereka sontak berteriak, "Whoaaaa kamu lagi jatuh cinta tuh!" Gila aja, aku jatuh cinta sama siapa yaaa? Tiktoktiktok (mikir keras)

Hellooooow, si dia bukan orang yang aku suka. Bukan orang yang selama ini jadi target. Yaampun, dari sosoknya aja ngga ada satu pun kriteria yang aku idamkan. NGGA ADA!! Ya Allah, terus aku jatuh cinta pada siapa? Apa aku berdusta? Lalu berdusta pada siapa? Pada dia? Pada-MU? Atau pada diriku sendiri?

Nih, aku sebutin..
Dia itu laki-laki, haha (kalo bukan laki-laki ogah deh)
Teruus.. Sebenernya cerdas, buktinya aja dia bisa ngajar bahasa inggris. Hmm kalo udah disitu mikir keras lagi deh. (Mikir untuk apa ya) Huft, ngapain mikirin dia, emang dia mikirin gue. Hadoooh..
Udah gitu, berjenggot pula wekaweka wekaweka... :D
Yaampun, aku ngga ada bayangan sama sekali deh untuk menyukai orang berjenggot hahaha .. Gini amat sih hidupku yaa (hmm..) Mukanya tengil banget, hawanya emosi aja kalo liat dia tuh. Arrgghhh..
Terus gimana mau cinta kalo ngga suka, iya kan? Betul?
Naah, itu yang jadi pertanyaan besar!

Setelahnya, aku banyak berdoa sama Allah. Aku meminta petunjuk, aku memohon ampun karena telah banyak menghina sosok dia yang berinisial Mushthofa Luthfi itu. (Maafkan ya mass...)
Akhirnya aku mendapatkan semua jawaban atas pintaku. SEMUA..

Allah begitu sayangnya kepadaku, ternyata sosok si dia itu adalah calon imamku. Ya, dia calon imamku. Apa perlu kupertegas? DIA CALON IMAMKU..

Hai, kamu.. Iya kamuu.. :)
Aku tak pernah benar-benar mencintaimu jika bukan kerana Allah..
Cinta ini bukan karena aku yang memilihmu..
Allah yang tumbuhkan cinta dihati ini untukmu..
Maafakan aku..
Ku tulis kisah ini di sepanjang hariku..
Hari yang senantiasa terus memantaskan diri dihadapan-Nya
Aku menanti mu..
Jaga dan ikatlah erat persahabatan ini
Persahabatan yang akan membawa kita menuju Jannah-Nya

karena..
Kaulah yang tertulis di Lauhul Mahfuz
Kau adalah rahasia terbesarku
Kau yang kusebut di dalam doaku
Kau yang menjadi imam di hidupku
Kehadiranmu menyempurnakan hidupku, menyempurnakan imanku..

dan..
Aku menunggu dalam sabarku
Aku ikhlaskan semua harapanku bersamamu di masa depanku..

Untuk,
Membangun cinta..
Membangun syurga..
Yang kan menggapai ridho-Nya :)

By: IMAS LAELY M.A.

Minggu, 24 Januari 2016

Cerita baru 😁😁

Haai, aku mulai nge-blog lagi nih..
SEKARAANG..
Aku punya cerita baru lagi,
Dengan kisah dan referensi yang baru lagi..
Aku masih menjadi gadis 20 tahun yang jelas tetap dengan nama IMAS ku.
Yeah, arku terlalu bangga dengan nama imas. (gatau kenapa)
Terakhir main blogger tahun 2014, waktu masih sekolah SMK kelas 2! Sekarang udah lulus, dapet kerjaan nyaman, deket dari rumah, deket dari pasar, deket sama jodoh pula. Aamiin. Maunya sih gitu, tapi lihat aja kedepannya gimana. Hehehe
Dan aku masih menjadi gadis yang punya banyak cita-cita, tapi kali ini aku telah melampaui cita-citaku yang ke 56, yaitu punya penghasilan sendiri. So, nggak minta minta ke orang tua terus.
Gantian dong, sekarang aku yang harus bagi bagi ke orang tua.
Oya, aku sekarang di cilacap lho. Ada yang mau berkunjung?
Jujur, aku rindu hiruk pikuknya ibukota. Tapi kota dimana aku dibesarkan ini lebih nyaman dan menyenangkan.
Aku bisa menemukan segalanya sendiri disini.
Aku bisa bertingkah segila apapun disini.
Aku berlari, merangkang, hilang datang dan pergi kemana pun tidak khawatir orang asing.
Karena disini semua keluarga bagiku.
See u next post, kunjungi terus blog aku yaa. Bye! 🙌🙌🙌

Mereka temanku, saudaraku, sahabatku, keluargaku, semangatku berasal dari mereka semua 😄😄







Untukmu Calon Imamku

Untuk mu calon imamku,
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat
Secepat aku menemukanmu
Aku pikir ini hanya sebuah kebetulan
Tapi ternyata ini takdir, takdir yang sudah menjadi kenyataan.
Wahai engkau yang kini sedang memantaskan diri di hadapan Allah, ketahuilah..
Aku adalah orang asing untukmu
Nanti..
Terangkanlah apa-apa yang tidak ku mengerti darimu
Terangkanlah apa-apa yang tidak engkau sukai
Terangkanlah apa-apa yang menjadi kebiasaan dalam keseharianmu
Terangkanlah segala yang kau ingin dariku..
Bimbinglah aku, Cintai aku karena Allah, dan jadilah imam dalam shalatku
Ketahuilah,
Disini pun aku selalu menantimu
Menanti bersama pengabdianku yang tertunda,
Menanti bersama segenap cinta yang tak kunjung sempurna bila engkau tak kunjung hadir dihadapanku..
Menanti bersama getar hati dalam rindu yang tertahan..
Untukmu calon imamku,
Aku selalu menanti menjadi bidadari untukmu, sampai bertemu di suatu masa.. 💍🎉